Postingan

Pilar Kebebasan dan Kedaulatan: Sebuah Kerangka-Berfikir

Apa itu kebebasan dan mengapa dunia modern sangat menjunjung tinggi hal ini? Kenapa konflik Russia dan Ukrania nampaknya tidak dilerai oleh negara lain secara militer?       Dua pertanyaan di atas adalah keresahan penulis yang menjadi landasan munculnya artikel opini ini. Mari kita bahas satu-satu, guys!    Freedom atau kebebasan adalah hak inheren yang dimiliki manusia sejak ia lahir, hak inheren ini tidak dapat dicabut dan bukan merupakan privilese yang hanya dimiliki sebagian orang. Kesadaran bahwa terdapat hak-hak universal yang dimiliki manusia bukanlah temuan baru khusus-milik PBB atau yang masyhur dikenal dengan Deklarasi Hak Asasi Manusia pada 1948, perjalanan kristalisasi kebebasan asasi manusia bermuara lumayan jauh sebelum luka perang dunia dua mengetuk pintu hati para representatif negara di kursi PBB itu sendiri. Beberapa naskah muncul dengan semangat kebebasan, yaitu (1) Magna Carta atau Piagam Besar untuk Kebebasan pada 1215, (2) English ...

on Self-Reflection

Gambar
Hey there, I am alive.     It's been a while since I surfaced in this blog. Not that I actually wrote the previous posts myself hehe. It was my teacher Kak Wahid who wrote it. “Dari pada kosong, kakak isi beberapa artikel” he said. I’ve been thinking of posting my Persampahan-Cakap or trash-talk here ever since. I have so many things going on in my mind and the best way to cope with it is through channeling it with output-based channeling; i.e. writing and speaking. I’ve been channeling my clouded mind through literal trash-talk with my garbage collector, which is basically my friends. But, I think… maybe now is the right time to try out writing. Letting out these sediments would be a good relief and exercise my intellectual capacity. My UKM has this catchphrase that goes Cogito Ergo Sum. it means “I think, therefore I am” even though the context is a bit dark, this concept is a good starter pack to get my ass up and start writing. So there you go, I’m still alive....
Gambar
Pentingnya Berfikir dalam Proses Belajar Terutama Bagi Penempuh Pendidikan Formal Dalam Rangka  Menjadi Masyarakat Belajar Mari kita kupas mulai dari definisi masyarakat dan belajar. Menurut KBBI masyarakat adalah sejumlah manusia dalam arti seluas luasnya dan terikat oleh suatu kebudayaan yang mereka anggap sama. Sedangkan, belajar adalah kegiatan berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu. Apabila kedua kata di atas di susun menjadi frasa, maka kurang lebih akan berbunyi “Masyarakat Belajar.” Secara tekstual frasa “masyarakat belajar” memiliki arti kurang lebih masyarakat yg baik selalu atau pada saat tertentu berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu. Proses belajar tak bisa kita pisahkan dari proses berfikir yang mana membutuhkan otak sebagai fasilitatornya. Proses belajar itu sendiri juga memiliki kisah yg cukup epic hingga bisa kita rasakan manfaatnya berupa ilmu atau kepandain. Mulai dari panca indra kita sebagai input device lalu di teruskan oleh saraf-sar...

Perjuangan Seekor Semut

Gambar
Semut adalah binatang yang rajin bekerja. Dia bekerja secara gotong royong bersama teman temannya untuk kebutuhannya sehari hari. Pada waktu musim panas semut dan team semut lainnya bekerja keras membanting tulang mengumpulkan makanan yang dibawa bersama sama ke sarangnya. Semut adalah makhluk sosial yang sangat disiplin dan tahu betul tugasnya. Semut-semut yang banyak kita lihat umumnya adalah semut pekerja yang seluruhnya betina. Semut jantan tidak berkeliaran karena tugasnya hanya satu yaitu mengawini ratu-nya. Meskipun semut pekerja tersebut adalah semut betina, mereka amat sangat perkasa. Seekor semut betina rata-rata bisa mengangkat beban sampai 50 kali berat tubuhnya sendiri. Jadi bayangkan bila istri Anda yang mungil dengan berat tubuh hanya 50 kg, tetapi dia bisa mengangkat mobil ukuran sedang seberat 2.5 ton – maka itulah kurang lebih perumpamaan kemampuan semut betina pekerja ini. Ada Suatu Pertanyaan bagi kita...   Pernahkah kita melihat semut berdiam di...

Perjalanan Mencari Ridho NYA

Gambar
Siapa yang bisa menduga hari esok? Pastinya tidak ada yang tahu. Hidup selalu menyimpan perjalanan berliku. Perjalanan yang terkadang membuat kita bertanya dan meragu akan saat ini yang kita lalui. Tapi hidup juga ada kalanya membuat kita takjub atas apa yang sudah dialami. Air mata mungkin sempat menetes ketika menjalani hidup ini, tapi senyum pun pasti pernah mengembang ketika kegembiraan menyapa hati ini. Atas semua yang sudah terjadi, atas semua yang sudah terlewati. Ya, sesungguhnya itu adalah rahasia Yang Mahakuasa untuk nanti. Perlahan tapi pasti, kejadian-kejadian yang sudah kita lalui itu adalah untuk nanti. Mungkin berawal tidak mengenakkan, tapi kita tidak pernah tahu bagaimana nanti akan berlanjut. Hidup berisi dengan aneka macam peristiwa. Peristiwa yang menghadirkan silih berganti perasaan yang mengisi jiwa. Di mana kita melewati satu masa ke masa lainnya. Meraih satu cita ke cita lainnya. Begitu indah ...