Perjuangan Seekor Semut
Semut adalah binatang yang rajin bekerja. Dia bekerja secara gotong royong bersama teman temannya untuk kebutuhannya sehari hari. Pada waktu musim panas semut dan team semut lainnya bekerja keras membanting tulang mengumpulkan makanan yang dibawa bersama sama ke sarangnya.Semut adalah makhluk sosial yang sangat disiplin dan tahu betul tugasnya. Semut-semut yang banyak kita lihat umumnya adalah semut pekerja yang seluruhnya betina. Semut jantan tidak berkeliaran karena tugasnya hanya satu yaitu mengawini ratu-nya.
Meskipun semut pekerja tersebut adalah semut betina, mereka amat sangat perkasa. Seekor semut betina rata-rata bisa mengangkat beban sampai 50 kali berat tubuhnya sendiri. Jadi bayangkan bila istri Anda yang mungil dengan berat tubuh hanya 50 kg, tetapi dia bisa mengangkat mobil ukuran sedang seberat 2.5 ton – maka itulah kurang lebih perumpamaan kemampuan semut betina pekerja ini.
Meskipun semut pekerja tersebut adalah semut betina, mereka amat sangat perkasa. Seekor semut betina rata-rata bisa mengangkat beban sampai 50 kali berat tubuhnya sendiri. Jadi bayangkan bila istri Anda yang mungil dengan berat tubuh hanya 50 kg, tetapi dia bisa mengangkat mobil ukuran sedang seberat 2.5 ton – maka itulah kurang lebih perumpamaan kemampuan semut betina pekerja ini.
Ada Suatu Pertanyaan bagi kita...
Pernahkah kita melihat semut berdiam diri??!!
Atau duduk2 santai sambil ngopi? he he he..
Jawabannya Tentu Tidak, semut tidak berdiam diri. la bukan binatang pemalas. Kalau diibaratkan, semut itu seperti "seorang aktivis". Para aktivis, meskipun tidak ada pekerjaan, mereka selalu mencari kerjaan" . ya begitulah kira-kira,He he he.
Semut namanya juga disebut di Al-Qur’an, nama salah satu surat – yaitu Surat Semut (An Naml), surat ke 27. Ada pelajaran besar yang Allah kehendaki agar kita belajar dari bangsa semut ini – yang belum seluruhnya bisa kita pahami. Pelajaran dari bangsa semut ini akan bertambah manakala kita bisa belajar dari dua sumber utamanya sekaligus, yaitu yang pertama melalui ayat-ayat yang tertulis dalam KitabNya. Yang kedua ya dengan mengamati kehidupan masyarakat semut itu sendiri.
- Ada Pelajaran Dari Seekor Semut.
Semut mengajarkan banyak inspirasi kepada kita bagaimana menjadi pekerja keras, lalu memberi manfaat kepada orang lain. Setiap semut adalah pahlawan bagi semut-semut lainnya. Tubuhnya memang mungil hitam, tetapi ternyata ia mengerjakan hal-hal besar dalam hidupnya, Luar biasa, masya Allah..
”Jangan engkau hargai dirimu, kecuali dengant surga. Sebab, jiwa orartg yang beriman itu mahal Tapi sayang, banyak manusia yang menjualnya dirinya dengan harga murah."(Imam Hasan AI-Bashri).
”Jangan engkau hargai dirimu, kecuali dengant surga. Sebab, jiwa orartg yang beriman itu mahal Tapi sayang, banyak manusia yang menjualnya dirinya dengan harga murah."(Imam Hasan AI-Bashri).
Dari kisah itu dapatlah diambil suatu pelajaran bahwa kita perlu bekerja keras dan rajin untuk menggapi cita-cita kita biar kita dapat berguna bagi orang tua,masyarakat,agama khususnya bagi nusa dan bangsa.
Semoga bermanfaat bagi kita semua.
Sumber: Berbagai Sumber/editor cerita by Wachid_sy

Komentar
Posting Komentar